Showing posts with label Sains. Show all posts
Showing posts with label Sains. Show all posts

Penjelasan Fenomena lubang Besar (sinkhole) di Maros


Hari senin 23 desember 2019 masyarakat maros terkhusus di kecematan cenrana dihebohkan dengan fenomena lonsornya permukaan tanah membentuk lubang yang dalam. Fenemena ini merupakan gejalah alam yang jarang terjadi yang sering di istilahkan dengan sinkhole. Berikut penjelasan ilmiah dari sink hole yang dikutip dari Medsos Adi Maulana Kepala Pusat Studi Kebencanaan UNHAS.

Sinkhole

 Dalam istilah geologi sinkhole diartikan sebagai lubang runtuhan dipermukaan atau depresi yang terbentuk secara alami yang  muncul akibat hilangnya lapisan tanah atau batuan permukaan akibat aliran air di bawah tanah.

Lokasi tempat kejadian disusun oleh Formasi batuan Tonasa, yang merupakan batuan karbonat dengan umur Eosen sampai dengan Miosen. Formasi ini sama dengan yang membentuk kawasan karst Bantimurung yang memanjang sampai dengan Pangkep. Seiring dengan waktu, dibeberapa tempat yang mempunyai topografi landai akibat erosi permukaan (seperti yang terjadi di video), formasi ini ditutupi oleh material alluvial sampai dengan ketebalan hingga 3-5 meter. Dapat dilihat dengan jelas material-material lepas aluvial di dinding tanah bagian dalam yang longsor.

Daerah yang disusun oleh batuan karbonat atau batugamping akan mempunyai topografi permukaan yang khas, yang kemudian dikenal dengan istilah karst, yaitu kawasan yang membentuk morfologi atau bentang alam khas akibat pelarutan material karbonat oleh air hujan. Material karbonat yang bersifat basa akan bereaksi dengan air hujan dan air permukaan yang bersifat asam. Proses pelarutan ini menghasilkan permukaan yang menyerupai tower-tower, bergantung dari sifat fisik dan kimia dari batuannya, tower-tower bisa berbentuk bulat dan ada juga yang berbentuk seperti kotak-kotak. Dibawah permukaan, daerah-daerah ini akan membentuk saluran-saluran yang kemudian akan dipenuhi oleh air permukaan dan menjadi saluran air bawah tanah atau sungai-sungai bawah tanah. Saluran inilah yang kemudian akan terus membesar dan pada titik tertentu akan mengurangi kekuatan atau daya dukung tanah diatas nya (lihat gambar).


Akibat adanya tekanan, air yang berasal dari bahwa tanah tertekan naik ke atas permukaan, mendekati permukaan tanah. Fenomena yang terjadi di Maros sebenarnya sangat umum terjadi terutama di daerah yang disusun oleh batuangamping atau batuan karbonat. Di Sulawesi Selatan sendiri, batuan jenis ini dimasukkan kedalam kelompok batuan yang diberi nama dengan Formasi Tonasa, Formasi Makale dan Walanae anggota Taccipi dan Selayar. Formasi Tonasa digunakan untuk menerangkan batuan yang dijumpai di wilayah Maros, Pangkep, Barru dan Jeneponto, Formasi Makale digunakan untuk menjelaskan penyebaran batuan karbonat yang ada di wilayah utara seperti di Enrekang dan Toraja serta Toraja Utara. Formasi Walanae digunakan untuk batuan karbonat yang tersebar di daerah Bone, Sinjai, Bulukumba dan Selayar.

Untuk keperluan mitigasi, perlu dilakukan pemetaan pada daerah-daerah ini, terutama lokasi-lokasi dimana ditemukan adanya retakan-retakan dipermukaan yang disertai munculnya air.

Pesatnya pertumbuhan penduduk dan massif nya pembanguan infrastruktur seperti pembangunan jalan dan lainnya yang membutuhkan lahan luas menyebabkan fenomena ini akan sering terjadi dimasa yang akan datang. Kondisi lahan-lahan yang berada diatas batugamping yang telah mengalami retakan-retakan yang disertai dengan longsoran kecil maupun keluarnya air harus segera dipetakan sebagai upaya mitigasi. 

Semoga fenomena ini bisa di deteksi sedini mungkin, sehingga tidak sampai menyebabkan korban jiwa maupun infrastruktur.

Sebuah Virus Medusa ditemukan Peneliti Asal Jepang, Ngeri.


Peneliti asal jepang menemukan sebuah spesies virus dengan kemampuan yang unik sekaligus menakutkan. Virus ini oleh peneliti di namakan virus medusa. Mungkin anda bertaya-tanya kenapa namanya Virus Medusa ? Jawabanya karena di mempunyai kemampuan seperti medusa.

Medusa adalah salah satu mitos melagenda yang sering diangkat ke layar lebar sebagai salah satu karakter mistis. Konon medusa ini dapat merubah makhluk hidup seperti manusia menjadi batu hanya dengan menatapnya. Medusa di gambarkan sebagai sosok wanita dengan rambut ular.

Sama halnya dengan medusa, virus medusa ini juga mempunyai kemampuan mengubah korbanya menjadi keras layaknya batu. Ketika Virus Medusa menginfeksi amuba maka pada amuba tersebut mengembangkan cangkang keras dan membatu.

Virus Medusa ini adalah virus dengan DNA besar Nukleositoplasma yang termasuka dalam golongan virus eukariotik yang ditemukan dengan genom DNA Untaian Ganda  (DsDNA) yang besar dan kompleks. Virus Medusa memiliki Set Lengkap histones yaitu bentuk evolusi dari protein.

Hal yang menariik bahwa, tidak semua virus memiliki set lengkap histones. Histones ini berfungsi untuk menjaga DNA dan mengatur ekspresi Gen. Peneliti berasumsi bahwa besar kemungkina Virus Medusa Ini telah memperoleh gen untuk membentuk Nukleus.

Para penelitian berasumsi bahwa reset lebih jauh terhadapa virus ini dapat membuak tabir tetang asal usul dari mana manusia yang selama ini masih diragukan teorinya. 



Solusi mengatasi Global Warming dengan Metode SAI

Global Warming saat ini masih menjadi masalah yang meresahkan dunia. Peningkatan suhu permukaan bumi yang kita rasakan saat ini merupakan hal yang harus segera diatasi dan tidak boleh ditunda-tunda lagi. Para peneliti dunia terus mencari solusi untuk mengatasi Global warming ini. Salah satu cara yang mereka temukan untuk mengatasi global warming ini adalah dengan mengunakan metode stratospheric aerosol injection (SAI).

Stratospheric Aerosol Injection (SAI) adalah solusi yang pantas untuk dicoba. Metode ini adalah dengan mengirim sulfat ke lapisan stratosfer. SAI merupakan metode hasil penelitian baru yang diterbitkan di Environmental Research Letters. Metode ini hingga saat ini masih dalam proses perencanaan dan kalkulasi berapa biaya yang dibutuhkan untuk bisa mengirim material gas sulfida ke stratosfer bawah bumi.

Baca juga : Sebelum hujan udara di malam hari serasa panas. Kenapa ya ? Fisika menjelaskan

gas Sulfida seperti dimetil sulfida, sulfur dioksida atau hidrogen sulfida ditengarai dapat menjadi solusi untuk mengurangi dampak effek rumah kaca yang menjadi duduk masalah pemanasan global. selain dari material tersebut peneliti juga menyiapkan material cadangan yang dapat digunakan seperti particel photophoretic, titanium dioksida dan berlian dengan perkiraan dapat menghasilkan effect yang sama atau lebih baik.


SAI - Solusi mengatasi Global Warming
SAI (sumber gambar : wikipedia.com)

Material yang dipillih adalah jenis material yang dapat memantulkan sabagian besar radiasi matahari sebelum menyentuh permukaan bumi. hal ini merujuk pada salah satu penyebab terjadinya pemanasan global adalah radiasi matahari yang terjebak akibat effek yang sering disebut dengan efek urumah kaca. dengan penyeprotan material dalam bentuk aerosol di ketinggian tertentu dapat membantu bumi memantulkan sinar radiasi matahari.

Baca Juga : Teori : Sains bisa membuat manusia abadi

Proyek ini direncanakan akan menjadi proyek jangka panjang dengan interval injection atau pengiriman material ke stratosfer setahun sekali dengan jangka waktu percobaan pertama selama 15 tahun (IOP: Publishing). untuk menunjang keberasilan SAI dibutuhkan pesawat dengan desain khusus untuk mengangkut material hingga ketinggian startosfer paling bawah dari lapiasan atmosper bumi




Teori : Sains bisa membuat manusia abadi

Teori : Sains bisa membuat manusia abadi
Keabadian sains


    Ilmu pengetahuan berpihak pada asumsi bahwa penuaan adalah faktor sosial, bukan proses alami. Para ilmuwan terus mencari cara dan peluang
    untuk membuat manusia Hidup abadi.
    Apakah Ini mungkin ?

    Perkembang prihal ini sejauh ini telah sampai ke aplikasi Manipulasi genetik dan pengembangan kecerdasan buatan.

    Keabadian dan Penuaan Biologis


    Para ilmuwan mengatakan bahwa masa hidup manusia pada era manusia saat ini tidak melebihi 120 tahun, tetapi pendapat itu kemudian goyah  dan sekarang mereka memiliki sebuah postulat bahwa makluk hidup dengan penerapan sains dapat mencapai ke abadian.

    Hanya sedikit orang di seluruh dunia yang hidup lebih dari 120 tahun. Misalnya, seorang wanita Prancis, Jeanne Calment, meninggal pada usia 122 pada tahun 1997. Oleh karena itu, sangat sulit untuk menentukan rentang hidup terlama, karena para ilmuwan tidak tahu berapa usia maksimum.

    Beberapa ilmuwan berpikir bahwa penuaan adalah konsep sosial, karena standar hidup, lingkungan sosial, kesehatan yang kita dapatkan mempengaruhi umur panjang manusia. Orang yang hidup di lingkungan yang tidak sehat misalnya lingkungan yang terkena radiasi nuklir cenderung akan terkena dampak radiasi yang akan menggangu kesehatannya.

    Keabadian Virtual

    Realitas virtual sangat memengaruhi kehidupan modern kita. Setiap hari kita tenggelam dalam media sosial dan web. Teknologi sepenuhnya terintegrasi ke dalam kehidupan kita sehari-hari sehingga terkadang menimpulkan keraguan paradox tentang yang mana kehidupan kita yang asli.

    Orang-orang telah belajar bagiamana cara membangun tubuh mekanik dan meindahkan kesadarannya ke dalam tubuh mekanik tersebut dianggap dapar hidup jauh lebih lama.

    Film fiksi "Black Mirror" adalah contoh yang baik tentang "hubungan" antara orang dan teknologi.

    Disinilah awal mula desain robot diubungkan dengan cara mengabadikan kehidupan. Robot dapat bertahan hidup lebih lama dan dalam lebih banyak tantangan dari pada tubuh asli manusia. Dalam pengembangannya robot bisa bepergian ke ruang angkasa tanpa makanan dan air. Perjalanan ruang angkasa dengan tubuh robot di kapal bisa menjadi lebih efisien daripada dengan manusia.

    Manusia abadi adalah impian besar dari sejumlah peneliti. Salah satu yang terkenal adalah Elon Musk. Bahkan dalam Dalam waktu dekat, Elon Musk berencana untuk mengungkap renda saraf dengan sebuah Perangkat yang dapat berinteraksi dengan otak manusia.

    Kontradiksi Akankah Manusia Menjadi Abadi

    Dari segi ilmu bilogi yang diberlaku saat ini mengatakan bahwa penuaan adalah sebuah proses yang tak terhindarkan pada setiap makhluk hidup yang dimulai dengan sel-sel saat melakukan membelah dan DNA mereka perlahan-lahan hancur. Ini menyebabkan penyakit dan kerusakan

    Namun Para ilmuwan berasumsi bahwa ada cara untuk mencegah hal tersebut yaitu dengan melindungi DNA manusia dapat mencegah proses penuaan. Jadi, banyak peneliti di seluruh dunia bekerja keras untuk menemukan bagaimana sel makhluk hidup dapat dimodifikasi. Salah satunya adalah melalui Rekayasa genetik sebagai salah satu instrumen yang para ilmuwan coba gunakan dalam pertarungan dengan penuaan.

    Teori Keabadian

    Ada beberapa teori sains dan cara yang para ilmuan coba terapkan untuk mencegah penuaan.

    1.   Terapi Gen
    Enzim yang disebut telomerase membuat DNA tidak terurai. Sayangnya, setiap kali sel-sel terpisah, beberapa telomere menghilang ketika mereka menjadi lebih tipis. Para ilmuwan telah menemukan bahwa terapi gen adalah cara yang baik untuk menangguhkan penuaan. Memanipulasi dengan gen di dalam sel kita dapat membantu mengobati penyakit.

    2.   meUpload Pikiran Anda
    Kedengarannya aneh tapi ini adalah beberapa teori monolog sains untuk mencipatakna keabadian. mengunggah Pikiran berarti menaruh pikiran Anda ke dalam perangkat komputer. Langkah pertama untuk mem-backup pikiran manusia adalah pembuatan robot dan otak simulasi.

    3.   Kloning
    Di sini adalah cara kloning dapat membantu orang memperpanjang umur mereka dengan mengganti organ lama Anda dengan yang baru kloning.


    Namun terlepas dari hal itu sabagai seorang muslim kita semua percaya bahwa tidak ada sesuatu di dunia ini yang abadi. Semua yang bernyawa pasti akan menghadapi kematian. Ketika ilmu pengetahuan bertentangan dengan agama maka tentulah ada konsep yang keliru  dari ilmu pengetahuan itu. 

    Sebelum hujan udara di malam hari serasa panas. Kenapa ya ? Fisika menjelaskan


    Sebuah pepatah mengatakan bahwa Cikal bakal ilmu berasal dari tanda tanya.Keingintahuan akan berbagai hal mendatangkan ilmu bagi sipencetus tanya tersebut.Sebuah motivasi untuk belajar

    Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatu
    Tidak ada kata pembuka semulia salam.

    Apakah anda pengamat alam ?

    Kalau iya, pastinya anda pernah merasakan dan bertanya-tanya mengapa sebalum hujan datang dimalam hari akan serasa lebih panas dibandingkan malam-malam biasanya ?


    Sebelum hujan udara di malam hari serasa panas. Kenapa ya ? Fisika menjelaskan


    Ini disebakan karena adanya akumulasi panas di admosfer bawah.

    Pada siang hari kurang lebih selama 12 jam,d ari pagi hingga soreh ( cuaca cerah)  bumi akan terkena radiasi sinar matahari. Sebagian besar Radiasi tersebut akan dipantulkan dan sisanya di serapa oleh permukaan bumi. Kemudian Pada malam harinya permukaan bumi akan melepaskan energi panas yang selama seharian dia serap dalam betuk radiasi termal menuju ke atmosfer luar.

    Pada kondisi cerah radiasi panas akan bergerak tanpa halangan menuju ke atmosfer luar, sehingga tidak menimbulkan perubahan suhu lingkungan. Namun, pada kondisi tertentu aliran radiasi termal ini terhalang dan menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi panas di atmosfer bawah ( lingkungan ).

    Pertayaannya sekarang adalah apa yang menghalagi aliran tersebut ?

    Dan jawabannya adalah awan yang membawa uap air. Dan kondisi yang dimaksud diatas adalah kondisi sebelum hujan atau mendung.

    Itulah mengapa udara akan terasa lebih panas ketika hendak hujan.

    Para orang tua, kakek – nenek  mungkin sering memberitahumu hal ini. “Kalau udara malam hari serasa panas pasti akan turun hujan”. Mereka tahu padahal mereka tidak belajar fisika. inilah yang disebut pengalaman hidup.



    Cryonics - Teknik Medis Menghidupkan orang Mati dari Masa lalu

    Pernah menonton film kaptain amerika ? jika anda pernah menontonnya anda pasti tahu bahwa tokoh yang disebut kapten amerika ini penah mengalami time skip bertahun-tahun karena sempat membeku.

    Nah fokus bahasan kita bukan tentang kapten amerika tapi, pembekuan yang membuat orang bisa bertahan hidup. 

    Teknik Pembekuan Cryonics

    Cryonics - Teknik Medis Menghidupkan orang Mati dari Masa lalu
    Cryonics


    Dalam ilmu medis teknik pembukaan ini disebut dengan istilah cryonics. Cryonics ini adalah sebuah eksperimen yang melibatkan prosedur medis di mana dalam sejarah telah dilakukan pada sejumlah orang yang telah diponis mati, dalam artian mati karena menderita penyakit yang dianggap secara medis tidak dapat disebuhka lagi.

    Orang sebagai subjek tersebut disimpan pada suhu yang sangat rendah dengan mengunakan nitrogen cair sehingga menyebabkan seluru sel tubuhnya membeku. Tujuannya adalah untuk mengawetkan dan secara teori disebut dapat di hidupkan lagi ketika penyakit yang dia derita sudah dapat ditangani. Dasar teori metode medis ini adalah studi teknik fisika tentang suhu rendah.

    Baca Juga :
    Water Jet Cutter-Aplikasi Mekanika Fluida - New !!

    Landasan Cryonics


    Menurut sejarah hingga saat ini Sekitar 100 orang telah dibekukan dimulai sejak akhir 1960-an. Semua subjek yang dibekukan tersebut secara medis dan hukum telah dinyatakan meninggal dunia karena berbagai sebab. Pembenaran untuk metode cryonic ini berlandaskan pada prinsip bahwa penyakit mematikan yang tidak bisa ditangani pada saat ini suatu saat sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi akan dapat disembuhkan, jadi solusinya adalah membawa para pasien tersebut ke masa depan, dan caranya adalah dengan metode cryonics ini.

    Sebagai bentuk tanggung jawab para peneliti, sejarah medis orangporang yang di cryonic ini didokumentasikan dengan sangat hati-hati danegan harapan para orang yang telah dianggap mati ini dapat dihidupkan kembali dan dikembalikan ke kesehatan setelah ilmu medis telah cukup maju untuk membalikkan kerusakan yang disebabkan oleh penyakit dan pembekuan.

    Saat ini materi tentang cryionic ini sering menjadi ide berbagai film. Selain kapten amerika beberapa film seperti The Thing  menggunakan ide ini untuk membawa kisa ketegangan-horor. Mencertitakan seorang manusia yang sempat mebeku dan kemudian Mencair di masa depan. Manusia ini adalaha orang Neanderthal yang secara fakta telah berusia 40.000 tahun . filem lain misalnya Iceman (1984), Film seperti Sleeper (1973) dan Forever Young (1992) semua menggunakan cryonics untuk membuat ide prolog cerita.  Mereka memperlakukan dilema dari pahlawan yang beku yang bangun dan menemukan dunia begitu asing baginya.

    Kloning dan sejarah Kloning

    Kloning

     Klon adalah salinan organisme yang identik secara genetik, terbentuk ketika inti sel tunggal dalam tubuh organisme membelah diri. Bakteri merupakan salah satu organisme yang bereproduksi melalui pembelahan sel atau mengkloning dirinya secara alami.  Kloning secara alami sangat jarang ditemukan.

    Kloning di laboratorium melibatkan pengambilan sel dari organisme yang akan dikloning, kemudian mengeluarkan nukleusnya, dan mentransfer DNA ke sel telur. Sel Telur kemudian ditanamkan ke rahim organisme lain.



    Sejarah Kloning

    Kloning pertama kali berhasilo dilakukan pada tahun 1980 , tetapi saat itu kloning hanya terbatas pada penggunaan sel-sel yang diambil dari embrio yang dikhususkan untuk membentuk organ-organ tertentu. Hingga musim panas 1996, ketika sebuah tim ilmuwan yang bekerja untuk Roslin Institute di Skotlandia berhasil  mengkloning sebuah individu menggunakan sel yang diambil dari seeokor domba dewasa. Klon, Dolly, menjadi selebritas dunia dan katalisator para ilmuan pada saat itu

     Mengikuti keberhasilan Kloning domba doly, kloning hewan ternak seperti babi, dan tikus yang berhasil juga dilakukan dan pada 25 November 2001, para ilmuwan di Advanced Cell Technologies di Cambridge, Massachusetts, mengumumkan keberhasilan kloning embrio manusia.

    Dolly, domba adalah keberhasilan pertama Roslin Institute dalam 267 kali percobaan sebelumnya. keberhasilan tersebut menumbukan kepercaya dirian di kalangan ilmuan kloning bahwa kemampuan untuk mengkloning hanya akan menjadi masalah waktu.

    Amerika Serikat dan Inggris menempatkan moratoria pada penelitian kloning manusia dalam waktu satu tahun sejak kelahiran Dolly. Australia dan banyak negara Eropa juga melakukan penelitian tentang kloning.

    Saking berkembanganya ilmu tentang kloning membuat keresahan terhadapa sejumlah pihak, terutama mendengar isu bahwa manusiapun dapat dikloning.

    sehingga beberapa negara seperti Jepang mengeluarkan undang-undang pada bulan Desember 2000 yang menyatakan dengan tegas bahwa membuat kloning manusia adalah sebuah tindakan kriminal. Budaya populer mencerminkan masalah etika, agama, dan hukum yang mendorong undang-undang ini.

    Kloning sebagai bentuk duplikasi makhluk 

    Penggambaran kloning manusia sering membuat dua asumsi dasar.

    Yang pertama adalah bahwa klon tidak hanya meduplikat sifat dari induknya tetapi juga menduplikasikan fisik yang identik.
     Yang kedua adalah hasil kloning akan menghasilkan klon dengan usia yang sama dengan organisme awal ketika organisme itu saat di kloning.  Asumsi yang kedua ini diaggap sebagai sebuah keCacatan dalam asumsi.

    Jika manusia dikloning maka akan seperti Dolly dan klon binatang lainnya, tumbuh dari embrio  meskipun secara genetika diubah. Seorang pria yang berusia X tahun ketika keturunannya yang dikloning dilahirkan akan, seperti orang tua lainnya, selalu berusia X tahun lebih tua dari anaknya.


    Gen dan lingkungan membentuk penampilan fisik seseorang. Sedangkan Klon, seperti anak yang dikandung secara seksual, akan tumbuh dalam rahim yang berbeda dan tumbuh dalam lingkungan fisik yang berbeda. Klon akan sangat mirip, tetapi tidak persis duplikat, induk tunggal. 

    Ketika Sains di kepala berbenturan dengan ajaran Islam di dada, tundukkan kepalamu karena islam yang mendetakkan Jantung.

    Ketika Sains di kepala berbenturan dengan ajaran Islam di dada, tundukkan kepalamu karena islam yang mendetakkan Jantung.

    Ketika Sains dikepala berbenturan dengan ajaran Islam, tundukkan kepalamu karena islam itu ada di jantung

    Pada prinsipnya setiap sains dibangun di atas tiga dasar utama, yaitu fondasi atau pilar ontologi, aksiologi,dan epistemoiogi.
    Untuk mengetahui nilai yang dibawa suatu sains, termasuk sains modern, kita perlu melihat fondasi bangunan sains tersebut. Dari sini akan terlihat ketidak netralan suatu sains dan implikasi filosofis dan sosialnya.
    Pilar ontologi terkait dengan subjek atau realitas apa yang (dianggap) ada dan dapat dikaji atau diketahui. Aksiologi terkait dengan tujuan suatu ilmu pengetahuan, untuk apa. Sedangkan epistemologi berhubungan dengan cara dan sumber suatu pengetahuan, dengan apa atau bagaimana suatu pengetahuan itu diperoleh. Ketiga pilar inilah yang menentukan karakteristik suatu sains, yang membedakan satu sains dengan sains yang lain.

    Materialisme ilmiah menjadi inti dari ontologi sains Barat, reali­tas hanya terdiri dari materi, ruang, dan waktu. Tidak ada lagi selain itu. Jiwa hanyalah sekumpulan material belaka. Tuhan hanya imajinasi manusia yang lemah dan tak berdaya. Sementara itu, malaikat dan setan dianggap sebagai lompatan agen bagi mereka yang tidak mampu menjelaskan aneka fenomena alam secara logis dan ISmiah.

    Materialisme ini telah menjadi dogma di setiap pengajaran iimu pengetahuan alam. Murid-murid menghafalkan, "Materi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan" Pernyataan sederhana ini mempunyai implikasi sangat serius bagi seorang Muslim.

    Ajaran Islam tersari dalam prinsip tauhid la ilaha Wallah yang ter- deskripsi dalam Rukun Iman dan Rukun Islam. Seluruh bangunan pemi- kiran dan peradaban Islam bertumpu pada dua pilar utama ini. Rukun Iman terdiri dari enam keyakinan, yaitu yakin pada keberadaan Allah, ma­laikat nabi, kitab, Hari Akhir, dan qadha-qadar.

    Materialisme yang diajarkan dalam ilmu pengetahuan alam jelas berbenturan dengan Rukun Iman. Materi tidak dapat diciptakan berim- piikasi bahwa materi ada dalam keabadian masa lalu tanpa awal pen- ciptaan, yang berarti tidak memerlukan peran Sang Pencipta. Suatu ketika, seusai menerbitkan buku tentang alam semesta, Pierre Laplace didatangi Napoleon Bonaparte yang menanyakan tentang satu hal, yakni mengapa dalam buku tersebut Laplace tidak sekalipun menyebut Tuhan. Laplace menjawab dengan ringan, dia tidak membutuhkan hipotesis ten­tang Tuhan bagi keberadaan alam. Keberadaan dan peran Tuhan Allah ditolak oleh prinsip materialisme ilmiah.

    Materi tidak dapat dimusnah­kan berimplikasi pada penolakan Kiamat sebagai akhir perjalanan dunia. Penolakan Kiamat juga ber­arti penolakan akan Hari Kebang- kitan dan Penghitungan amal setiap orang. Karena Hari Akhir dan Pembalasan tidak ada, pelanggaran norma terus meluas.

    Dalam perspektif Islam, materiaiisme Ilmiah menolak jantung Iman, yakni keyakinan akan peran Allah sebagai Pencipta segala sesuatu. Materialisms juga menolak Rukun Iman kelima tentang Hari Akhir yang ditandai dengan kehancuran materi. Padahal, setiap Muslim harus menerima keseluruhan Rukun Iman, tanpa terkecuali. Penolakan, meskipun hanya satu bagian, berarti kufur. Matertalisme ilmiah membawa pada kekufuran, Materialisme ilmiah dan Rukun iman tidak dapat duduk berdampingan dengan normal karena keduanya bertentangan. Penerimaan keduanya secara bersamaan akan melahirkan paradoks. Masyarakatnya beragama, termasuk Islam, tetapi kesehariannya mengembangkan hidup asusila. Selain itu, pemaksaan menerima keduanya secara bersa­maan akan melahirkan sikap mendua dan inkonsistensi berpikir karena dua hal tersebut bertentangan.

    Terus bagaimana ? Apakah memang ajaran Islam bertentangan dengan sains ? Ketahuilah islam adalah agama keselamatan, jangan ragu akan keislamanmu.

    Itu hanyalah pemahaman yang sangat dangkal. Langkah praktis mengatasi dualisme gagasan ini adaiah dengan merevisi materiaiisme ilmiah di buku-buku ajar. Teori kuantum dan relativitas khusus telah memperlihatkan bahwa materi mempunyai antimateri yang dapat saling melenyapkan jika hadir secara bersamaan. Berdasarkan perkembangan ini, prinsip

    "materi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan" harus direvisi menjadi "materi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan dalam keadaan biasa".

    Keadaan biasa berarti keadaan dengan energi keseharian, tanpa kondisi khusus yang memungkinkan terjadinya penciptaan maupun pemusnahan materi antimateri. Dalam keadaan tertentu, seperti keadaan energi cukup tinggi, penciptaan dan pemusnahan dapat dilakukan. Dan Allah SWT maha Pencipta

    Pilar kedua bangunan sains adaiah aksiologi, tujuan sains dibangun. Materialisme telah membuang transendensi sains, juga menyingkirkan tujuan akhir sains. Keadaan ini membuat ilmuwan hanya takjub pada dirinya sendiri ketika berhasil menyibak rahasia alam. Ujung dari pergerakan ini adaiah nihilisme, kehampaan spiritual atau kekosongan ruhaniah. Perjalanan hidup manusia bak orang berenang di lautan luas tanpa tahu tepi sehingga tidak tahu harus berenang ke mana.

    Aksiologi sains Barat hanya berupa kepuasan dan petualangan intelektual sang ilmuwan serta untuk sains itu sendiri. Sains apa saja dapat dan boleh dibangun sepanjang dana atau anggaran tersedia. Teori superdawai yang diharapkan menjadi teori tumpuan bagi unifikasi semua gaya terpaksa menjadi mimpi tanpa pembuktian atas kebenaran prediksinya ketika pada 1993 Superconducting Super Collider dihentikan oleh Kongres Amerika.

    Sebagai fondasi epistemologi, sains Barat menerima dan meng agungkan rasionalisme, empirisme, dan objektivisme. Pengalaman em piris indriawi dirumuskan melalui metode yang dikenal sebagai metode ilmiah. Fakta-fakta merupakan sumber pengetahuan, dan pengetahuan tidak boleh melebihi fakta-fakta dan hubungan di antaranya. Iniiah inti positivisme.

    Dalam Novum Organum (Logika Baru), Bacon menolak metafisika spekulatif Aristoteles dan menekankan pandangan bahwa data seharus nya dikumpulkan dan eksperimen dilakukan untuk menyibak rahasia alam semesta melalui pengamatan terorganisasi. Intuisi dibatasi pada intuisi yang tumbuh dari pengalaman empiris belaka. Selain itu, karena sains Barat lahir dalam suasana konfiik dengan gereja, sains Barat tumbuh dan berkembang dalam spirit penolakan terhadap wahyu sebagai sumber informasi pengetahuan.

    Penolakan realitas secara utuh dan sumber informasi yang parsial akan melahirkan pengetahuan yang parsial. Masalah timbul ketika kenyataan ini tidak diakui secara objektif sesuai dengan objektivisme yang dianut sains. AHh-alih mengakui keterbatasan objek maupun sum­ber informasinya, sains justru melakukan klaim di luar wewenangnya.

    Dalam pendekatan evolusioner sekalipun, tidak dapat dijeiaskan bagaimana jiwa yang menyebabkan sekumpulan materi, berupa tubuh manusia maupun hewan, dapat menjadi makhluk hidup. Sains biologi maupun psikologi hanya mengeksplorasi dan memahami perkembangan, perilaku fisik, dan jiwa manusia setelah menjadi manusia.
    Hal yang sama juga dialami oleh alam semesta yang dipahami setelah menjadi alam semesta, tepatnya sesaat setelah ledakan dahsyat The Big bang”.

     Objek pengetahuan ada dua, yang tampak dan yang tidak tampak oleh mata. Terdapat realitas di balik realitas material.

    Dalam kisah klasik diriwayatkan, tiga orang pemuda terperangkap dalam gua. Ketika ketiganya berada di dalam gua, sebuah batu besar menggelundung dari ketinggian dan menutup gua. Ketiga pemuda tersebut mencoba mendorong batu tersebut, tetapi kekuatan mereka tidak cukup besar untuk melawan gaya dorong batu. Batu tak bergerak sedikit pun. Ketika berbagai cara telah dilakukan dan tidak memberikan hasil, mereka mencoba cara lain, yakni dengan mengingat kebaikan masing-masing, kemudian berdoa agar diberi kekuatan untuk mendorong batu.Terdoronglah batu besar hingga mereka dapat keluar gua.

    Tsunami Aceh 26 Desember 2004 juga menyisakan hal yang tidak terjangkau logika. Ketika air laut masuk dan menerjang kota dengan dahsyat, banyak rumah hancur. Namun, tidak demikian dengan Masjid Baiturrahman, simbol negeri Serambi Makkah itu. la tidak tertembus air. Air hanya menggenang di sekitar masjid. Air dan gelombang tsunami bagai mempunyai jiwa.

    Manusia tidak dapat direduksi hanya sebagai makhluk yang terdiri dari materi belaka dan dapat diperlakukan seperti mesin. Manusia jauh iebih kompleks. Meski bagian fisik utuh, tanpa satu bagian pun terputus, jika jiwa atau ruh telah dicabut, manusia tidak dapat lagi bergerak sebagaimana ketika ia hidup.

    Sedangkan mesin dapat menyala kembaii jika sumber tenaganya diperbaharui selagi tidak ada bagian mesin yang terputus. limuwan Muslim klasik, Ibn Sina, telah merumuskan dan membuktikan eksistensi jiwa sebagai sesuatu yang bersifat nonmateri. ibn Sina mengemukakan tiga dalil bagi adanya jiwa.

    Pertamo, dolil al-istimrar (kelangsungan) yang mengatakan bahwa jasad seialu berubah, tetapi kita tetap mengingat banyak hal. Artinya, klta tetap "berlangsung" dengan pasti dan sesuatu yang beriangsung pada jasad yang berubah-ubah itu disebut jiwa.

    Kedua, dalil al-thabfly (alami) yang didasarkan pada gejala gerak yang dibedakan menjadi gerak kehendak dan gerak paksaan. Gerak kehendak terjadi karena hukum alam, seperti benda jatuh, sedangkan gerak paksaan terjadi karena pengaruh dari luar, seperti benda dilem- par. Namun, kita melihat burung dapat terbang tidak jatuh dan tidak disebabkan dari luar karena itu terdapat gerak ketiga, yakni gerak khusus, dan inilah jiwa.

    Ketiga, dalil yang paling menarik, yaitu dalil manusia terbang. Misak seseorang yang tercipta sempurna ditutup matanya dan ditempatkan di ruang kosong di angkasa sehingga tidak satu pun yang dapat me- nyentuhnya. Dalam keadaan demikian, ia tetap yakin wujud dirt dan zatnya walau tidak mengetahui anggota badannya. Berarti ada wujud selain wujud jisim (jasad) yang bisa mengetahui, mengkhayal, dan merasakan, dan inilah jiwa.

    Bukan hanya makhluk hidup yang berjiwa, makhluk atau benda "mati", seperti guhung, juga berjiwa, Al-Quran menyejajarkan gunung dan burung. Keduanya bertasbih bersama Nahi Daud a.s.

    Bahwa, sampai saat ini, kita belum mampu merumuskan jiwa gu­nung yang membuatnya mampu bertasbih, bukan berarti kita boleh meniadakannya dan mengkiaim gunung hanya kumpulan materi belaka, namun meskipun sekerang  belum ditemukan namun keimanan didada-dada kita seharusnya telah meberikan kebenaran itu , meskipun tanpa faktayan kasat mata.

    Islamisasi Sains

    ketertingglan umat Islam akan sains dan teknologi memunculkan keprihatinan yang mendalam di kalangan sarjana Muslim kon-temporer.

    Islamisasi Sains


    Kesadaran dan tekad untuk kembali menguasai sains dan teknologi, sebagaimanapada masa kejayaan sarjana Muslim awal, pun menyeruak di mana-mana. Misikekhalifahan yang rahmatan lil 'alamin tidak mungkin dapat direalisasikan jika umat Islam menjadi umat yang bodoh, lemah, dan bergantung pada belas kasihan pihak luar
    .
    Pada saat yang sama, umat Islam dan masyarakat dunia disodori aneka krisis. Rusaknya lingkungan manusia, seperti efek rumah kaca, menipisnya lapisan ozon di atmosfer, menumpuknya limbah Industri sebut saja limbah methylmercury dan perubahan iklim global telah menjadi perbincangan umum. Eksploitasi manusia atas manusia lain terus muncul dan dikemas dalam format yang semakin canggih sehingga memunculkan terorisme yang menebar ketakutan. Masya­rakat yang semakin egois, free sex yang terus meluas, dan kecenderungan ilmuwan untuk menjadi ateis adalah keprihatinan yang lain.

    Menariknya, sebagian pihak menuding bahwa biang kerok semua krisis tersebut adalah sains. Sains yang telah tercabut dari nilai aslinya menjelmah menjadi paham sekuler dan reduksionis. Reaksi ini tak pelak juga mengimbas pada kalangan sarjana dan umat Islam.

     Selama obor ilmu pengetahuan dibawa orang Islam, Yunani dan Eropa berada dalam kegelapan. Kebudayaan Eropa pertengahan diatur oleh agama Kristen sehingga segala ungkapan kebudayaan pun dikuasai oleh gereja Kristen. Unsur kebudayaan yang beragam diikat oleh aga­ma menjadi satu kesatuan. Sebagai konsekuensinya, jiwa manusia pun terikat. Kemudian datanglah zaman modem yang menjadi antitesis zaman tersebut. Renaisans (Renaissance) berarti kelahiran kembali. la mengacu pada upaya untuk menghidupkan kembali kebudayaan Yunani-Ro mawi. Renaisans dimulai di Italia pada abad ke-14 oleh tokoh-tokoh di bidang kesusastraan, seperti Petrarca (1304-1374) dan Boccaccio (1313-1375), yang menggali inspirasi dari kesusastraan klasik Yunani- Romawi, dan dalam bidang seni rupa terdapat pefukis, pengukir, dan arsitek bernama Michelangelo (1475-1565).

    Zaman modem ditandai dengan bangkitnya kesadaran akan ke- mampuan akal manusia dan memuncak pada masa pencerahan. Ttm- bul sikap kritis terhadap wahyu, tradisi, dan kekuasaan. Keberhastlan mencolok pada abad modem ini adalah dikukuhkannya sains sebagai "agama'" baru. Sains zaman ini dimulai dart pertanyaan sederhana tetapi mendasar

    1.      apa unsur penyusun tubuh alam semesta,
    2.    apa itu perubahan, dan
    3.    bagaimana perubahan terjadi.
    Jawabannya sebagai berikut:
    Di alam semesta hanya ada tiga res. it as: mated, ruang, dan waktu. Mated tersusun dari atom yang terikat untuk sefamanya, sedangkan ruang dan waktu adalah absolul Artinya, ruang dan wa’ru akan adat bahkan jika materi di ajaran raya ini tidak ada waktu bersifat tidak terbatas, universal dan tidak berubah, tambahan hanya merupakan perpisahan, penggabungaadan ||| gerakan dengan berbagal variasi dari partikef yang tetap tadi.Perubahan dalam ruang dan waktu terlaksana dan diatur ofeh hukum-hukum fisika,

    Pernyataan pertama merupakan esensi dari materialisme ilmiah yang menjadi fondasi sains modern dan merupakan kefanjutan dari materialisme Yunani kuno, atomisme Democritus, Sedangkan pernya- taan terakhir berimplikasi bahwa para ilmuwan banyaiah sekadar pe- nonton yang berada di iuar sistem. Seluruh fenomena dralam semesta dapat dimengerti tanpa harus dihantar pikiran.   

    Perkembangan terpenting pada waktu itu adaiah iahirnya ilmu pe­ngetahuan alam modern yang berdasarkan metode eksperimentai dan matematis. Sains adaiah ilmu pengetahuan yang didasarkan pada observasi dan eksperimen, sedangkan ilmu pengetahuan yang mumi mengandalkan silogisme adaiah filsafat. Sains dipisahkan dari filsafat, meskipun dalam perkembangannya sains melahirkan filsafat baru, filsafat sains.

    Para perintis perkembangan ilmiah modern ini adalah Leonardo da Vinci (1452-1519), Nicolaus Copernicus (1473-1543), Galileo Gali­lei (1564-1642), dan Johannes Kepler (1571-1630). Sedangkan peletak dasar filosofis perkembangan ilmu pengetahuan adalah Francis Bacon (1561-1626) dengan Novum Qrganum-nya yang berarti iogika baru.

    Bacon sangat anti-metafisika. la menekankan bahwa data seharusnya dikumpuikan dan eksperimen dilakukan untuk menyibak rahasia alam melalui pengamatan yang terorganisasi. Metode ini kemudian dikenal dengan metode ilmiah. Materialisme ilmiah semakin kukuh setelah memdapat basis matematis dari Isaac Newton dengan karyanya, Philasopbiae Naturalis Principia Mathematica. Newton membangun sistem mekanika yang dikenal sebagai mekanika klasik dan terbukti berhasil gemilang menjelaskan berbagai fenomena alam.

    Keberhasilan mekanika New­ton juga mengilhami bidang- "bidanglain, seperti biologi, psi- kologi, sejarah, dan ekonomi. Biofog Thomas Henry Huxley me- nyatakan, "Pikiran yang sedang saya ungkapkan, juga pikiran Anda, tentang sesuatu adalah perwujudan dan perubahan-per- ubahan molekuler." Pernyataan ini mempunyai implikasi bahwa pikiranmanusia tidak dapat bebas memilih, mengingat gerakan ma­ted yang ada di dalamnya berada dalam kontrol mekanis. Perubah- an-perubahan materilah yang menghasilkan pemikiran-pemikiran, tidak lebih dari itu.

    Dalam psikologi behavioris materialises yang dirintis oleh John B. Watson, digambarkan bahwa tindakan-tindakan manusia disebabkan oleh materi dan strukturnya. Manusia tidak ubahnya satu materi lembam yang bereaksi atas dorongan dari luar. Tindakan manusia adalah mekanisme respons dari rangsangan. Karena manusia tidak lebih dari sekedar eksistensi materi, tidak ada alasan untuk menolak bahwa manusia dapat diprogram seperti mesin.

    Manusia, karena hanya merupakan kumpulan materi belaka, sebagaimana mesin yang memiliki daya penggerak, seperti uap air atau listrik, mempunyai pusat daya penggerak berupa insting dan hasrat atau nafsu. Pikiran tidak berperan mengatur karena pikiran adalah produk dari materi. Satu-satunya kunci untuk memahami psikologi ma­nusia adalah insting dan hasrat sebagai sumber kegiatan dan pengatur manusia yang utama. Naluri paling dasar yang menggerakkan manusia, menurut Thomas Hobbes, adalah takut pada kematian, sedangkan menurut Robert Maithus adalah takut atas kelaparan, dan menurut Slground Freud adalah nafsu seks.
    Freud mempertajam pandangan tersebut dengan mengatakan bahwa dalam agama, pada hakikatnya manusia melarikan diri dari realitas. Manusia bertingkah laku seperti anak kecll yang membutuhkan bapak yang mampu melindunginya dari keganasan alam .Jadi manusialah yang menciptakan Allah, bukan Allah yang menciptakan manusia, ini merupakan bentuk kekafiran yang luar biasa.

     Keberhasilan sains, khususnya dalam sains kealaman, memunculkan keyakinan bahwa fisika Newtonian dan teori Maxwell mampu menjelaskan semua peristiwa alam. Para ilmuwan yakin bahwa the ultimate theory telah didapatkan. Keyakjnan ini diungkapkan oleh James Clerk Maxwell saat memberi kuliah Inaugurasi di Cambridge University pada 1871. Maxwell menyatakan, ia optimis bahwa dalam waktu dekat se­mua konstanta fisika akan terestimasi. Alasannya, mekanika klasik dan elektrodinamika persamaan mendasarnya, selain dipandang mampu menggambarkan semua fenomena fisis, juga telah memicu revolusl Industri.

    Temuan terus berlangsung, tetapi tidak mendukung gagasan dasar fisika Newtonian maupun Maxwellian.

     Hasil eksperi men Michelson-Morley tidak dapat dijelaskan dengan transformasi GalHean dalam ruang dan waktu yang absolut, serta memaksa Einstein mengajukan postulat laju cahaya absolut di ruang hampa. Postulat ini selanjutnya memaksa sifat molor dan mengerutnya ruang-waktu, salah satu implikasi dari teori relativitas khusus. Implikasi lainnya adalah kesetaraan massa- energi, E = me2, yang dapat dipahami massa dan diubah menjadi energi dan sebaliknya.

    Pada perkembangannya, kecepatan absolut cahaya menuntun lahirnya prinsip kausalitas bagi setiap proses yang saling terkait. Dua peristiwa yang saling terkait pada jarak tertentu tidak dapat berlangsung dalam selisih waktu yang rasio jarak dan waktunya melebihi kecepatan cahaya. Misal, astronaut Fahmi berada di planet di kawasan bintang Alpha Centauri, sedangkan saudaranya, Fahri, sedang menjelajah pla­net Mars yang berjarak sekitar empat tahun cahaya dari planet yang sedang dijelajah Fahmi. Keduanya sedang berkomunikasi dan saling kirim data pengamatan. Data yang dikirim Fahri tidak dapat sampai di pusat komputer Fahmi dalam waktu tiga atau dua tahun, apalagi esok hari. Data Fahri perlu waktu sedikitnya empat tahun.untuk diterima Fahmi, demikian juga data yang dikirim Fahmi kepada Fahri.


    Satu hal yang pasti bahwa sains akan terus berkembang selama manusia mempunyai hastrat untuk mencarinya. Kemudian apa hubungannya dengan islam? Tentu saja ada hubungan yang sangat kuat yaitu islam bersumber dari Al-qur’an yang merupakan sumber dari segala ilmu pengetahuan yang akan selalu sejalan dengan sains. 

    Sumber : Nalar Ayat-ayat Semesta